Sabtu, 22 November 2014

Aku berbeda

Aku berbeda.....

tak bisa selalu ada disampingnya!! tak bisa selalu mengawasinya!! tak bisa melihat tumbuh kembangnya!! dan tak bisa menghapus airmatanya disaat dia menangis.

Tapi, aku tetap bersyukur! aku masih bisa memeluknya walau hanya lewat lantunan doa.., hanya itu cara terbaik untuk memeluknya dari jauh.

suatu kejutan, ketika bertemu dia sudah tumbuh besar menjadi putri yang sangat cantik!!! miripku kata orang,, terutama matanya!! Bangga dibilang dia miripku!!!

Suka jengkel jika melihat dia lebih dekat dengan orang lain ketimbang aku,, lebih jengkel lagi dia lebih mengganggap orang lain itu bagian dari hidupnya ketimbang aku. Tapi ya sudahlah, saat ini dia masih terlalu kecil dan belum mengerti jadi aku harus memaklumi.

Terkadang ingin, bisa merampas dan menculiknya, Uuuups....
Ini tidak baik, buang jauh-jauh pikiran ini!!! terkadang ingin melempar mereka-mereka yang berhasil mencuri hatinya ketimbang aku, Heeeh...,
Buang jauh-jauh pikiran ini.

Mungkin kelak, peristiwa menyakitkan ini bakal aku syukuri! yah,mungkin...
Berharap yang terbaik terjadi..,

untuk melepas rasa kangen aku hanya bisa memeluknya dari jauh dan melihat fotonya!!!
cantik dan mirip aku!!!



Kamis, 20 November 2014

sebutir permer, lebih mahal dari sebuah kepercayaan!!

Kepercayaan adalah harga mati yg tidak ternilai.
Percaya kepada tuhan contohnya!! Tentu ini tidak bisa di beli dan mutlak.

Seseorang bisa mempercayain orang lain tentu karena kedekatan yg signifikan yg menunjukan seolah - olah perduli.
Mungkin sebenernya dia hanya penasaran bukan perduli! Kedoknya saja perduli.
Hati-hati mempercayai seseorang secara penuh, kekecewaan pasti didapat jika dia mengingkari kepercayaan yg kita beri dan lepas tangan jika hal paling buruk terjadi.

Kiasannya, sebutir permen yg harganya Rp 100,00 lebih mahal dari kepercayaan! Sebutir permen lebih bisa d jaga daripada sebuah kepercayaan.

Aku tipe orang yg selalu memberi kepercayaan kepada orang-orang yg menurutku baik., tapi entah kenapa sekian aku kenal banyak orang dan mempercayai mereka. Satupun tidak ada yg bisa bisa memegang teguh kepercayaan itu.
Aku jadi tidak tahu bagaimana membedakan orang baik dan pura-baik atau orang yg hanya ingin tahu dengan orang yg benar-benar perduli.

Aku tetap tidak ingin jahat, tapi aku tetap manusia yg punya rasa kecewa dan marah!
Aku rasa wajar jika aku meluapkan amarah dengan cara yg kurang sedikit terhormat, karena kematangan emosi yg aku miliki masih belum stabil.

Tulisan ini aku buat hanya untuk meluapkan kekecewaan yg aku miliki pada mereka yg aku percaya dan aku sayang.

Tentunya aku sayang dan mengganggap mereka orang terdekat makanya aku sampe minta tolong dan cerita semua hal.

Aku harap aku bisa belajar dari kejadian ini. Aku harap aku dijauhkan dari mereka yg hanya berpura-pura, karena aku tidak bisa membedakan antara yg tulus dan berpura. Terlalu sering kejadian seperti ini aku alamin.

Berharap yang terbaik ada, karena aku juga berusaha memberikan yg terbaik buat mereka disekitar ku.