Kamis, 19 Februari 2015

Polisi harusnya melayani masyarakat dengan baik.., tapi hari ini???

Menjadi seorang polisi tentu suatu kebanggaan. Tugas seorang abdi negara bukan hal yang mudah. Selain harus bersikap baik juga harus sabar dalam menjalankan tugas.
tapi yang terjadi pada hari ini sangat berbeda...

Tanggal 20 februari 2015 hari ini adalah hari dimana saya di sidang karena dua minggu yang lalu saya melanggar peraturan dengan belok sembarangan. maklum saja, saya baru satu bulan tiba di kota ini. Waktu itu saya berdua teman jalan di jalur satu arah, namun bukan hanya saya saja yang lewat di jalan satu arah itu. Alhasil banyak yang mengalami tindakan penilangan.

Tadi pagi waktu saya mendatangi pengadilan, sudah lama mengantri tiba-tiba dipanggil dan mereka bilang surat tilang saya belum sampai jadi saya harus ke polresta untuk menanyakan kembali keberadaan surat tilang saya. sungguh saya kesal sekali. sudah ngantri lama dan ternyata tidak jadi sidang malah harus ke polresta.

Saya pulang dan meminta salah seorang teman untuk menemani saya ke ;polresta karena saya tidak tahu letaknya dimana. setelah sampai disana, saya masih harus menunggu lagi. setelah itu baru tiba giliran saya. ternyata surat tilang saya masih ada di polresta belum di antar.

Mereka hanya bilang lupa. jelas saya kesal. saya tanya! kok begini kinerja polisinya di Jambi? emang kesalahan ini tidak diberi sanksi karena membebani masyarakat? mereka hanya bilang akan ditegur. aku tanya lagi, cuma ditegur tidak ada sanksi serius seperti pemecatan agar jera?

Dengan nada suaraa yang meninggi polisi yang satunya membentak saya, dia berkata. Kami ini manusia, wajar kalau kami salah. enak saja mau main pecat-pecat. tidak bisa gitu! anak dan istri kami bagaimana kalau kami di pecat? makan apa? kamu jan.gan seenaknya aja. main pecat-pecat saja.

lah yang mau pecat itu bapak siapa? saya kan hanya bertanya kenapa dia malah membentak saya? polisi sebagai abdi negara kok kasar? emang tidak bisa berbicara dengan nada lembut. lagian kalau semua kesalahan hanya berakhir teguran pasti kedepan akan terulang lagi. saya juga melakukan kesalahan belok di jalan satu arah tidak ditegur dulu tapi langsung di beri sanksi.  lagi wajar donk saya sedikit kesal dan bertanya karena saya merasa dirugikan. Alasil sidang saya di tunda minggu depan.