Anak tentunya adalah generasi penerus bangsa.
yah iyalah,, masa bapaknya bapak anak generasi penerus bangsa,, sudah pada bau tanah gitu :p
Untuk membentuk karakter dan pola pikir anak, tentunya bukan perkara mudah.
anak ibarat kertas putih yang akan menerima semua yang dibubuhkan diatasnya. jadi, selaku orang tua harus pinta memfilter mana yang bermanfaat dan mana yang sekiranya membawa mudharat.
menonton televisi bisa menjadi alternatif hiburan anak dirumah, namun pemilihan apa yang boleh dan tidak boleh ditonton anak itu merupakan kewajiban selaku orang tua. Jangana membiarkan anak menonton apa yang tidak seharusnya mereka tonton karena itu bisa saja berdampak jelek buat anak.
seperti cartoN mARSHA AND tHE Beer,, ini jelas tontonan yang menurutku sama sekali tidak bermutu. Mungkin carton ini bertujuan untuk menghibur, namun untuk anak yang masih kecil, mereka tidak tahu apa yang mereka tonton itu baik atau tidak, boleh dicontoh atau tidak. setelah menonton Marsha and the bear,, tiba-tiba anak anda berkata "Ma.. Pa.. aku mau donk kaya marsha tinggal dihutan ditemenin beruang,, kaya nya seru tuh ma.. pa.. "
Nah loooh...,, gimana itu???
belum lagi serial kolosal yang menampilkan tokoh siluman dan dedemit,,,
astaganaga....,,, harusnya film-film seperti itu ditayangkan jangan dijam 12 kebawah, karena banyak anak yang belum tidur.
Olahraga juga,, olahraga itu sepertinya bertujuan untuk menyehatkan badan,, tapi ini??
tinju? anak menonton tinju,, disekolah berselisih paham dengan temannya, terus mereka bertinju.
ditanya apa alasan mereka bertinju? mereka bilang sedang berolahraga.
Nah looooh...
Ditambah mulai bermunculan sinetron-sinetron aneh, yang terkesan alay dan konyol yang malah menjadi faforit masyarakat., seperti "Ganteng-ganteng serigala, Mak Ijah ingin kemekah (Ceritanya uda ngalor ngidul) dan sinema pintu tobat yang..... au aaakh.. dan masih buanyak lagi.
aduuuuh,, ampuuuun....
dimana sih letak kecerdasan masyarakat?
tontonan murahan, tidak bermutu malah di idolakan..
ayo donk,, pemerintah... bertindak...
mau jadi apa negara kita? terlebih anak-anaknya..
wajar saja negara ini kacau balau, lah wong yang dipertontonkan juga kacau balau.
kan sesuai.. :))
NEGARA YANG PINTAR ITU,, HARUSNYA MASYARAKATNYA BISA DIATUR!
Nah, kalo negara kita gimana? sudah termasuk pintar belum?
pikir sendiri deh....,
.jpg)
Hallo Jenk :)
BalasHapusSetuju banget dah sama opininya! smart woman! Kalo liat tayangan tv di indo kebanyakan tayangan yang sama sekali ga mendidik, heeem :( poor!!! Soo.. what should we do??? cuman berharap ngandelin pemerintah suatu saat nanti ambil keputusan ato kebijakan baru? weeew..kayangan mereka lebih mementingan profit daripada education, I hope not but.... So, rajin2 nulis opini kaya gini yah Jenk :) siapa tau "tembus" ke majalah ato koran ato media lainnya dan bisa dibaca en dicerna sama orang2 yang berkepentingan, finger cross :)
:))
BalasHapusmakasi sudah berkenan baca tulisa tangan ku.., iya deh, demi kamu aku rajin nulis kaya gini.. just for you :p